Kacabdindik Gresik Sowan ke Ketua PCNU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pesantren di Bulan Ramadhan

GRESIK – Suasana hangat penuh kekhidmatan terasa di tengah keberkahan Bulan Suci Ramadhan ketika Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, melakukan sowan atau silaturahmi ke kediaman KH. Mulyadi, Ketua PCNU Kabupaten Gresik sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti dan Pondok Pesantren Al-Azhar Menganti, pada Rabu (11/3).

Silaturahmi yang berlangsung di kediaman beliau di kawasan Menganti tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan formal dengan kalangan pesantren dan tokoh agama di Kabupaten Gresik.

Kehadiran Kacabdindik tidak sendiri. Turut mendampingi dalam rombongan tersebut antara lain Kasi SMA-PKPLK Cabang Dinas Pendidikan, para Pengawas SMA, Ketua MKKS SMKS Gresik, Kepala SMAS Al Azhar, Kepala SMKS Al Azhar, serta Kasi dan Pengawas PAIS Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Kebersamaan lintas unsur pendidikan ini menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat dalam membangun pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar pada nilai-nilai spiritual dan akhlakul karimah.

Dalam kesempatan tersebut, Kacabdindik Eko Agus Suwandi menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi dengan para tokoh agama serta pemimpin pesantren di Gresik. Hal ini sejalan dengan program Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yaitu Program Ramadhan Berdampak.

“Kami datang sowan kepada beliau untuk menyampaikan maksud dan tujuan silaturahmi sekaligus memohon doa dan restu. Sebagai orang baru yang mendapat amanah memimpin Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, saya bersama Kasi SMA-PKPLK dan juga Kasi SMK memohon arahan serta bimbingan dari para kyai,” ungkap Eko Agus Suwandi.

Ia menambahkan, dukungan moral dan doa dari para ulama sangat penting agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik, lancar, dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Gresik.

“Semoga dengan doa dan restu para kyai, kami dapat menjalankan amanah ini dengan lancar tanpa hambatan berarti. Kami juga siap untuk terus mensinergikan dan mengkolaborasikan berbagai program, khususnya dalam pembinaan sumber daya manusia,” lanjutnya.

Menurutnya, Gresik memiliki identitas yang kuat sebagai kota santri dan pusat peradaban Islam yang menjunjung tinggi nilai akhlaqul karimah. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter harus menjadi fondasi dalam pembangunan pendidikan di daerah tersebut.

“Gresik bukan hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga sebagai manifestasi peradaban yang menjunjung tinggi akhlakul karimah. Karena itu, kolaborasi antara sekolah dan pesantren sangat penting untuk membangun generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” tegasnya.

Kehadiran rombongan Cabang Dinas Pendidikan disambut hangat oleh KH. Mulyadi. Tokoh ulama yang juga dikenal sebagai salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama di Kabupaten Gresik itu mengaku merasa bangga dan bahagia atas kunjungan tersebut.

Dalam sambutannya, KH. Mulyadi bahkan menyebut kedatangan Kacabdindik sebagai sebuah momen bersejarah. “Saya merasa bangga dan bahagia atas kehadiran Pak Kacab dan rombongan. Kehadiran panjenengan semua ini merupakan sejarah, karena selama adanya Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, baru pertama kali ada pimpinan yang menyempatkan diri datang bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan kami,” ujar beliau.

Menurut KH. Mulyadi, langkah tersebut menunjukkan niat baik dalam membangun komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pesantren. Sayangnya, kesini bertepatan semua puasa, jadi ya tidak bisa ngopi,” guraunya.

Ia juga berharap sinergi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat untuk menciptakan generasi muda Gresik yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan.

Silaturahmi di Bulan Ramadhan ini pun menjadi simbol bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program, tetapi juga keberkahan doa serta dukungan dari para ulama dan tokoh masyarakat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan pendidikan di Kabupaten Gresik semakin maju, berkarakter, dan memberikan dampak positif bagi masa depan generasi bangsa.(JS)

Adminstrator
Adminstrator
Articles: 4

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *